MALINDO Part 2.1 – Lagu Jawa Made In Malaysia, Orisinil Lho!


Daripada bengong trus kesambet setan, yuk kita dengerin lagu Jawa yang enak nyanyian Mas Herman Tino, wong Jowo kelahiran Tanjung Karang negeri bagian Selangor, Malaysia. Penyanyi ini aktif dan ngetop pada sekitar tahun 80an. Kemaren waktu dolan2 di Youtube, kebetulan ketemu ama videonya. Katanya rekaman dari VHS di jadiin mpeg.

Saya seneng banget ama lagu ini sejak dulu lagi walaupun huaaaghhh… ora ngerti maksute!!! Saya ga berapa ngerti bahasa Jawa kok! Sedih nih!😦 Ada siapa2 yang mau ngajarin saya dengan sabar, setia dan sepenuh jiwa raganya? Kekeke…

Silahkan menikmati nyanyian yang asikkkk banget ni. Orisinil made in Malaysia!

23 Respons to “MALINDO Part 2.1 – Lagu Jawa Made In Malaysia, Orisinil Lho!”

  1. Marc Anthony Says:

    1. Betul di buat dan di produksi di malaysia pak, tapi bahasanya ? bahasa budaya indonesia pak! Lalu apa terus bhs. Jawa juga bahasa asli budaya Malaysia ? piye iki…pernyataan anda : “orisinil made in Malaysia” bisa menimbulkan salah persepsi baik utk anda pribadi maupun utk bangsa anda sendiri : Malaysia. Lah wong anda sendiri yg sebutkan kalau penyanyinya orang Jawa kelahiran Selangor, memang suku Jawa itu asli Malaysia ? Asal keberadaan mereka di sana imigran dari Indonesia kan ??

    2. Lagu itu (entah judulnya apa), walaupun berbahasa jawa, namun mungkin tidak termasuk dalam khazanah kekayaan lagu nasional kami (yg dengan terus terang dan jujur kami akui pada anda, karena saya belum tahu judul lagunya), berbeda dengan Rasa Sayange !! Kami bukan bagian dari kedaulatan anda. Kita satu ras dari akar rumpun yg sama, tapi kita berbeda wilayah kedaulatan dan banyak identitas nasional kami yg tidak sama dengan Malaysia. Orang Maluku itu salah satu masyarakat adat asli Malaysia ?

    3. Apa lagu tsb/ lagu budaya asli Malaysia ada yg dipergunakan baik secara utuh ataupun tidak oleh situs resmi pemerintah kami ? Sehingga baik secara diplomatis (akal sehat) maupun emosional menjadi memiliki identitas sebagai karya asli budaya kami ? Krn harus anda ingat, pelakunya justru Kementerian Pariwisata Malaysia yg Nota bene paling berkewajiban mengurusi kebudayaan asli negeri anda ! Kementerian Pariwisata Malaysia andalah yg paling bertanggung jawab kalau sampai Malaysia sendiri kehilangan identitas budaya aslinya karena banyak budaya asing yg di bajak dan dipaksakan oleh Kementerian utk di terima oleh rakyat Malaysia sebagai kebudayaan asli leluhur pembentuk kebudayaan masyarakat Malaysia modern.

    4. Saran saya , segera hubungi kementerian pariwisata anda dan minta utk segera menghentikan praktik penjarahan kebudayaan bangsa lain (khususnya Indonesia) karena memang bukan budaya asli bangsa anda, sebelum negara dan rakyat anda kehilangan identitas diri. Kalau bangsa anda sampai mengalami disorientasi budaya…bukan suatu hal yg aneh bila suatu hari kemudian negara anda menjadi salah satu provinsi di Indonesia. soalnya harta kebudayaan yg paling banyak kalian jarah harta kebudayaan bangsa Indonesia….

    5. Maaf…cara berfikir anda tidak tuntas…

  2. Pak Sabar Says:

    Saya merasa ga enak ama tulisannya sodara Marc Anthony. Saya rasakan Bang Nasron itu mau mengujudkan suasana persaudaraan dan keamanan dengan melihat perbedaan juga persamaan sebagai satu perkara yang indah dan sewajarnya dihargai dengan baik.

    Bang Nasron tidak pernah menghina atau menghujat Indonesia.

    Saya merasa tulisan sodara Marc Anthony itu keterlaluan dan memalukan sebagai rakyat Indonesia yang cinta keamanan dan persaudaraan.

    Teruskan usaha anda Bang Nasron!

  3. anggrek Says:

    saya rasa marc anthony itu goblok. ga tau membedakan yang mana satu negara dan yang mana satu suku.

    orang jawa itu suku. orang minang, maluku, bugis itu semua suku. kalo indonesai ama malaysia itu negara.

    emang napa kalo orang suku jawa bikin lagu di negaranya malaysia trus jadi lagu yang dibanggakan di malaysia? napa? apa masalahnya? apa dia ngerampok budaya indonesia? penyanyi itu dilahirkan dan dibesarkan di malaysia. malaysia itu tanah tumpah darahnya!

    emang kalo semua suku jawa atau suku2 yang asli dari wilayah yang sekarang dinamakan indonesia itu harus merasa diri sebagai orang indonesia? bego amat loe!

    loe ga belajar sejarah marc. kalo loe bener belajar sejarah, loe pasti malu kalo tau gimana republik indonesia ini terbentuk!

  4. jawa johor Says:

    bang nasron kan tak kutuk siapa2. dia cerita pasal lagu herman tino je. lagu berbahasa jawa. hak dia la nak suka lagu tu.

    ni tak ada kait mengait dengan hal negara la. mender la mamat indon marc anthony ni. datang sini buat kacau jer. site ni bukan site politik.

    aku ni anak jawa batu pahat, johor. aku pun suka lagu tu. yang kau sibuk apa hal?

  5. Marc_anthony Says:

    Blog ini menarik minat saya karena ada embel2 malindo, Pada awal saya banyak berharap blog ini bisa menjadi angin penyejuk di tengah panasnya hubungan indo malay. thread2 awal benar2 telah mengarah ke sana…tapi sayang begitu membahas Rasa sayange, saya jadi kecewa, makin kecewa ketika menyadari pokok pikiran dalam thread lagu jawa masih di kaitkan dengan urusan kepemilikan lagu. Apa mau di kata, lsng saya timpali !

    Buat Anggrek yg sudah memaki saya sebagai manusia bego tak kenal sejarah indonesia :

    coba simak statement saya pd thread :

    ” Lagu itu (entah judulnya apa), walaupun berbahasa jawa, namun mungkin tidak termasuk dalam khazanah kekayaan lagu nasional kami (yg dengan terus terang dan jujur kami akui pada anda, karena saya belum tahu judul lagunya), berbeda dengan Rasa Sayange !! Kami bukan bagian dari kedaulatan anda. Kita satu ras dari akar rumpun yg sama, tapi kita berbeda wilayah kedaulatan dan banyak identitas nasional kami yg tidak sama dengan Malaysia. Orang Maluku itu salah satu masyarakat adat asli Malaysia ?”

    1. apa statement ini berupa perumusan campur aduk antara bangsa dan suku ? justru sebaliknya. statement ini saya buat utk menipis godaan intrik Nasron yg masih berusaha mengaitkannya dng persoalan rasa sayange…simak statement Nasron :

    “Silahkan menikmati nyanyian yang asikkkk banget ni. Orisinil made in Malaysia!”

    Saya tidak pernah berfikir apa lagi mengeluarkan statement baik tegas maupun tersamar yg mempermasalahkan status kewarga negaraan seseorang dengan asal sukunya…tolong di garis bawahi ! kalau WN malaysia asal suku yg ada di indonesia mau berkarya dengan budaya indonesia silahkan…saya senang berarti budaya indonesia berpengaruh, …asal…jgn menjiplak dari karya indonesia yg sudah ada….mau pakai bahasa indonesia/jawa/madura/maluku bahkan china sekalipun silahkan gak ada yg melarang….asal jgn menjiplak karya asli indonesia.

    Tolong Anggrek simak statement saya sebagai bukti:

    “Lagu itu (entah judulnya apa), walaupun berbahasa jawa, namun mungkin tidak termasuk dalam khazanah kekayaan lagu nasional kami (YG DENGAN TERUS TERANG DAN JUJUR KAMI AKUI PADA ANDA, KARENA SAYA BELUM TAHU JUDUL LAGUNYA), berbeda dengan Rasa Sayange !!

    Nah ini bukti yg lain bahwa saya justru memisahkan persoalan status kebangsaan ( kewarganegaraan ) dengan asal kesukuan :

    “….Kami bukan bagian dari kedaulatan anda. Kita satu ras dari akar rumpun yg sama, tapi kita berbeda wilayah kedaulatan dan banyak identitas nasional kami yg tidak sama dengan Malaysia. Orang Maluku itu salah satu masyarakat adat asli Malaysia ?”

    Rasa Sayange adalah lagu adat asli maluku yg nota bene merupakan bagian secara utuh dari kekayaan Nasional Indonesia…Kalau ada negara lain mau pakai silahkan asal beritahu dulu pada si empunya…jangankan Malaysia..Panama sekalipun dengan senang hati akan di beri izin asal harus mengikuti aturan main….misal jgn asal main rubah lyric /bahasa asli krn bhs menyangkut asli identitas diri.

    Persoalan jd pelik karena lagu yg sudah di sulap tsb di jadikan jingle resmi oleh LEMBAGA PEMERINTAHAN Malaysia……ini kesalahan fatal. Kalau yg pakai misal Restoran atau hotel swasta, yg hadir cuma protes dari kalangan tertentu, pd si restoran/hotel. Persoalan lain adalah karena jingle ini sifatnya utk tujuan komersial dan menggunakan lagu dari perbendaharaan harta nasional negara lain, negara dan rakyat nya jadi merasa di eksploitasi secara komersil….maka persoalannya jadi melibatkan seluruh rakyat dan tentunya pemerintah indonesia, krisis diplomatikpun terjadi. Soal komersialiasi budaya indonesia oleh negara lain silahkan simak statement menteri pariwisata indonesia….saya yakin anda akan paham kenapa semua orang indonesia jadi marah.

    2. Soal sejarah : Sisi mana dari sejarah pembentukan negara Indonesia yg harus membuat Anggrek malu ? Saya tidak akan membahas panjang lebar…pesan saya : bikin studi perbandingan sejarah pembentukan negara malaya dengan indonesia…kalau anda objektif akan bnyk di temukan perbedaan yg bisa membuat seorang indonesia spt saya, bangga dengan Indonesia….pelajari sejarah Lagu kebangsaan ke dua negara, sejarah Bendera nasionalnya, sejarah kemerdekaannya dan sejarah wilayah kedaulatan negara..monggo…. ada sebuah teka-teki kata yg mungkin bisa membuat anda semakin asyik mempelajari sejarah nasional masing2 negara: “KESULTANAN SULU”…

    Utk Bung Sabar :

    Apakah saya sendiri ada menghina atau menghujat Malaysia ?

    Entah perasaan dan pemikiran apa yg ada di hati dan pikiran anda ketika membaca thread soal lagu rasa sayange…?? Kalau pikiran dan perasaan saya adalah : terhina.

    Saya didik utk menyatakan yg benar adalah benar dan salah adalah salah,
    Saya didik utk tidak berdiam diri ketika diperlakukan tidak adil dan di hina.
    Saya cinta damai dan persahabatan sebagaimana lazimnya orang indonesia
    Saya bisa sangat santun, tapi harus diingat …
    Saya juga bisa keras kalau sampai harga diri di rendahkan….
    Nasron telah memulai sesuatu yg dirinya sendiri mungkin tidak sadar, kalau hal tsb justru menjungkir balikan niatan tulus keberadaan blog ini. bahkan nasron justru tak tertahankan utk terjatuh ke dalam kolam intervensi urusan dalam negeri Indonesia. Arti keutuhan negara kesatuan republik indonesia dalam semua sendi kehidupan bangsa termasuk budaya dan adat istiadat, sebagaimana tersimpul dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika, persoalan rasa sayange yg menurut pandangannya merupakan trik pengalih perhatian pemerintah kpd rakyat indonesia terhadap persoalan politik, ekonomi di dalam negeri indonesia, dll, dll….semuanya merupakan statement yg bersifat intervensi. Karakter seperti itu tidak boleh dipertontonkan dalam suatu hubungan yg bertujuan menjalin kebersamaan dan persahabatan….MALINDO.

    Ada sebuah Blog persahabatan lain yg menurut saya tahan thd godaan
    utk tidak menghina dan menghujat…blognya sangat baik sekali dan saya sangat suka dengan si empunya : Marina Mahathir. Silahkan anda cari dan lihat Blognya lewat search engine.

    saran saya : mohon baca dan simak kembali dengan sungguh2 thread rasa sayange…buatlah beberapa catatan dari setiap pokok pikirannya

    Untuk Bung Nasron :

    apakah anda tahu dan memahami suatu istilah yg lumrah di pakai dalam suatu jalinan persahabatan termasuk antar negara (hub. diplomatik ) yaitu CBM…CONFIDENCE BUILDING MEASURE.
    CBM adalah suatu SIKAP dan UPAYA utk meningkatkan rasa saling percaya satu sama lain. Judul dan tema Blog anda mengarah pada suatu sikap dan upaya utk bisa saling meningkatkan persahabatan dan keakraban antara indo dan malay pada tataran rakyat (P to P, person to person)…ini sungguh mengharukan.

    Namun isi thread anda ttg Rasa sayange dan Lagu jawa, tidak memancarkan cahaya dari semangat tersebut di atas.
    Thread anda tsb membuat blog ini menjadi sebuah blog yang salah arah bahkan mungkin salah tingkah.

    saran saya :
    1. Hapus thread tersebut (kalau tidak bisa silahkan buat thread penyeimbang yg bisa menetralkan isinya yg keruh) sebelum blog ini ramai di kunjungi orang indonesia, krn yg akan anda tuai dari blog ini adalah permusuhan dan protes, yg dapat saya yakinkan, bisa lebih kasar dan lebih panas. Bergegaslah, krn saat ini banyak orang indonesia yg berjuang dengan semangat meluruskan status kepemilikan harta nsional kami.

    2. Munculkan saja thread2 yg isinya bisa menguatkan hubungan antara kita…

    demikian tanggapan saya…

    P.S : Titip salam utk semua WNI di Malaysia, selamat berkarya…jaga diri, jaga hati…doa kami menyertai jerih payah kalian….Kabar terbaru dari tanah air : DPR menunda permohonan Presiden soal pengangkatan Dubes utk Malaysia….oleh karenanya pesan saya seringlah berkomunikasi antar kalian di sana dan dengan pihak konsulat jenderal…sekali lagi…jaga diri, jaga hati dan banyak berdoa…BE SUCCESS !

  6. Marc Anthony Says:

    ada yg lupa…utk Pak Sabar
    silahkan simak penggalan statement Nasron yg saya maksud :

    =============================================

    Ada apa ini? Komentar pendek saya… Ga perlu marah sih. Budaya asli Indonesia itu buanyakkkkkk banget. Ga bakalan abis lho.

    __________________________________________________________

    Menurut pikiran saya yang merasa diri ini agak2 sok pinter walau kadang emang pinter beneran (sekedar basa-basi), saya melihat perkara ini berlaku kerana ada pihak coba untuk memanipulasi sentimen nasionalisme. Apalagi rakyat Indonesia memang telah ditanam dengan semangat nasionalisme dan solidaritas yang tinggi oleh Sukarno dan Suharto sejak dari jaman dulu lagi. Saya ga mau pergi jauh, cukup untuk saya jadikan peristiwa Ganyang Malaysia pada tahun 1963~1965 telah membuktikan bahawa Sukarno telah memanipulasikan sentiment nasionalisme untuk mengalih permasalahan dalam negara sendiri untuk ditimpukkan ke negara tetangga alias negara saudaranya. Sukarno menghadapi masalah besar ketika itu. Ekonomi macet. Diembargo ama Amrik. Harga barang2 meningkat. Rakyat lapar dan apabila lapar ya gampang marah2. Mahasiswa ya sama seperti mahasiswa sekarang, setiap hari demo terus. Makan ga makan, harus demo! Yang namanya mahasiswa itu kalo ga pernah demo, title mahasiswanya itu belum sah! Sukarno udah kepepet. Mana mau menghadapi masalah itu, ditambah lagi ama masalah PKI. Ujung2nya, ya Ganyang Malaysia lah! Rakyat Indonesia harus bersatu menghancurkan Malaysia yang menjadi antek Barat. Indonesia Raya harus diwujudkan! Bangun! Bangkit! Solidaritas! Indonesia Raya!

    ===============================================

    Jadi siapa gerangan yg memalukan dan keterlaluan ? Saya kah ?

    Meminjam istilah anak2 gaul di Indonesia : Cara Nasron ngobrol sangatlah jayus dan caur.
    “Kalau satu pulau di Indonesia hilang di ambil Malaysia, gak usah pusing2…kan masih banyak pulau yg lain, gak bakalan habis koq” bisa menjadi pemikiran dan celotehan Nasron yg lain di depan sahabat2nya orang Indonesia suatu hari kelak.

    NAsron merasa sah utk tidak perlu marah dan menyepelekan tiap kepingan besar/kecil unsur pembentuk bangsa Indonesia, karena sederhana saja dia orang Malaysia. Tapi kalau ada orang Indonesia yg merasa nyaman2 saja dengan sikap Nasron yg keterlaluan, orang yg spt ini patut di pertanyakan nasionalisme dan pemahaman sejarah nasionalnya. Gak punya sense of relationship yg sehat…masa di sepelekan gak merasa sich…huhuhuhuhu

    Masih saya tunggu tanggapan Nasron mengapa dia sampai bablas ngomong dengan nada dan cara seperti itu. Bila Nasron tidak menanggapi, bukan suatu hal yg aneh juga utk saya, karena dia sendiri sudah bilang kalau dia orangnya cuek…masih akan cuek kalau bangsa dan negara Nasron yg kami sepelekan ? rasanya gak bakal dech…..

    Saya mau dengar pendapat Nasron ttg peristiwa:
    1. RELA
    2. AMBALAT

    tak usahlah di bahas di blog ini, cukup kirimkan email anda pada Saya, supaya Blog yg punya niatan tulus ini tak lagi terlanda praha karena Nasron salah berucap…monggo…saya nantikan.

  7. Bang Nasron Says:

    Iya ya, saya silap. Saya baru sadar itu. Maafin saya ya. Ya kadang saya ini kebablasan kalo ngomong. Pengetahuan saya juga ga begitu luas dalam masalah2 begini. Saya pikir rasa sayange lagu bahasa melayu, rupanya lagu maluku. Hehehe. Salah lagi. Maaf ya untuk semua rakyat Indonesia. Terutama sekali Marc Anthony. Maaf untuk semua tulisan2 yang salah.

    Saya sebenarnya bukan mahu bersikukuh membela siapa2 dalam masalah itu. Saya cuman menyatakan apa yg saya tahu dan saya fikir. Tapi ternyata saya salah kerna informasi yang saya terima salah. Makanya saya sarankan agar sodara2 di Indonesia harus lebih giat mempromosikan kebudayaan tradisi. Jangan sampai ramai orang mendapat salah informasi. Cuman saran dong, ga setuju juga gpp.

    Soal RELA ama AMBALAT, saya pikir lebih baik saya ga ngomong. Soalnya itu bukan urusan saya. Dan saya ga punya wewenang. Trus terang aja, lebih baik ditanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

    Oleh kerna peristiwa salah ngomong ini begitu terkesan di hati saya. Saya akan lebih berhati-hati di masa depan. Males ah ikut campur urusan kaya gitu.

    Maafin saya ya sodara2. Semoga hubungan baik akan dapat diteruskan.

    Terima kasih.

  8. ambon manise Says:

    siapa bilang lagu rasa sayange lagu indonesia? boong banget. itu lagu maluku. milik rakyat maluku. bukan milik bangsa indonesia.

    bangsa indonesia? apa itu bangsa indonesia? bloon banget yang ngaku2 sebagai bangsa indonesia. bangsa indonesia itu propagandanya sukarno yang diteruskan ama suharto sampe sekarang. itu bentuk penjajahan jawa. orang jawa yang tamak, korup serta rakus.

    pahlawan jaman dulu berjuang untuk membebaskan tanahairnya dari penjajah belanda. mereka bukannya berjuang untuk mengujudkan nkri. sukarno yang telah menipu mereka. setelah jepang kalah perang. sukarno ngambil kesempatan memproklamasi kemerdekaan. trus dicoret atlas dari sabang sampe merauke jadi wilayah indonesia. hahaha dasar orang majapahit yang licik dan curang!

    coba pikir pake otak bukan pakai dengkul, ga mungkin pahlawan2, penguasa2 tempatan, sultan2, raja2 di pelbagai daerah ini berjuang mati-matian untuk menghalau belanda dan setelah belanda keluar menyerahkan seluruh kekuasaan kepada sukarno! dan mereka ga punya kekuasaan barang sedikit pun! ga mungkinlah yauuu!

    makanya banyak pemberontakan di wilayah yang dipanggil negara kesatuan republik indonesia. temen ku di negara tetangga manggilnya HINDUNESIA. egp!

    maling yang sebenarnya ialah orang jawa. mereka bener2 maling!

    wilayah ini ga pernah merdeka sebenarnya. cuman ganti penjajah. setelah belanda dan jepang… kini jawa! makanya dulu banyak pemberontakan. semua pemberontakan dihabisin dengan darah. darah pribumi terus mengalir. kekayaan bumi dijarah, dicuri habis-habisan. jawa emang keparat!

    hidup RMS! mampus indonesia!

  9. ambon manise Says:

    mau ku nambah sesuatu. sukarno itu demen banget ama cewek2. makanya bininya buanyak. trus walo ngakunya islam, suka banget ama yang klenik dan berbau mistis. katanya sering ngasih sesajen ke nyi roro kidul penguasa laut selatan. dasar orang jawa emang begitu. liat aja calon presiden akan datang, semuanya udah dari awal minta barokah ama mbah marijan, jurukunci gunung merapi. huhuhuhuhuek

    hidup RMS! mampus Indonesia!

  10. man Says:

    apa benda kau cakap ni nas. kau cakap indon, mana la aku paham! pastu, weblog ni jadi tempat berentap pulak sesama diorang.

    kat tempat aku biasa tu, madura selalu je gaduh ngan lombok. jawa pun sama jer. kalau dengan bangla, dah berapa kali la diorang berentap. nak2 time diorang mabuk. selalu sangat polis ronda kat sini. tapi ada juga yang ok. wak karman selalu hulur aku surya. aku pun sebat je la. janji berasap! org dah hulur, tak baik tolak!😀

    ish, ish, ish… tak paham la aku. makin pening baca blog kau ni!

    aku nak tengok, berapa lama kau boleh tahan layan karenah diorang ni. kuikuikui

  11. joe Says:

    dari pemerhatian aku, blogger ni memang aktif time malam. baik korang tidur la. besok nak kerja. lain la kalau korang penganggur.

    buang masa je bertekak ngan orang biol tak sedar diri.

    *sambil isap rokok dunhill – bilalah aku nak berenti merokok ni*

  12. joe Says:

    RMS itu apa ha?

  13. Marc Anthony Says:

    saya merasa senang karena nasron menunjukan sikap gentleman sejati, sikap yg memang telah mendarah daging dalam diri kita bangsa asia…terima kasih atas segala pengertian anda, permohonan maaf anda mencerminkan sikap luhur dari seorang melayu yg telah berusaha keras menciptakan hubungan akrab antara indonesia dan malaysia, oleh karenanya saya terima dengan lapang dada. MALINDO adalah suatu konsep yg sakral bagi ke-2 bangsa…suatu konsep yg membuat bangsa2 lain meghargai hubungan kita.

    Oleh karenanya saya himbau kepada semua partisipan blog ini,…saya mohon…agar persoalan spt ini tak perlulah di ungkit kembali….jgn lah cemari lagi hubungan persahabatan di bawah semangat MALINDO

    Nasron…lanjutkan terus upaya anda, berikan yg terbaik…semoga Allah SWT mencurahkan segala berkah atas ke-2 bangsa.

    Salam hangat dari kami di Nusantara.

    Marc Anthony.

    ============================

    Utk Joe :

    dulu saya pernah jadi perokok (selama 10 tahun), berhenti setelah mengikuti saran isteri saya : sering berpuasa spt di bulan ramadhan pd hari2 tertentu (saya berpuasa setiap hari senin, kamis dan sabtu), hasilnya benar2 nampak..keinginan merokok lambat laun mulai berkurang sampai akhirnya berhenti sama sekali….badan terasa sehat, dan yg terpenting adalah membuat kita semakin dekat pada Allah SWT….semoga saran ini bermanfaat…..selamat mencoba.

  14. Firman Hadi Says:

    Assalamu’alaikum Wr Wb, Bang Nasron….
    sekarang tu… rakyat Indonesia lagi sensitif kalo masalah budaya dengan Malaysia. so… kalo ngeblog…. yg netral netral aja. Jangan sampe blog Bang Nas dijadikan tempat caci maki sesama saudara. betul….?? (niru Aa’ Gym. he he he)

    Bang…. gimana kabarnya? lama gak ketemu. kapan balik ke cirebon? atau main ke Jawa? no Hp Abang juga sudah hangus ya? Hadi kirim sms gak sampai…

    Matur Tengkiu….

    Wassalamu’alaikum wr wb

    Bang Nasron ngejawab;

    Wa’alaikumussalam wr. wb.

    Iya nih Di, dahsyat banget reaksinya. Terpaksa diletak filter. Ini tulisan kemaren dulu. Udah dinyatakan klarifikasi dan permintaan maaf kok kalo ada yang salah. Tapi kayanya mereka ga baca postingan itu. Aku kan ga mau delete postingan ini, sok menjaga intergritas diri nih! Hehehe.

    Iya kok Di, nomor HP yang dulu udah hangus gara-gara lupa sampai udah kadaluarsa pulsanya. Maklum, aku kan punya beberapa HP (sambil nyengir).

    Pulkam ke Cirebon dan main ke Jawa ga tau kapan. Soalnya… lagi berat diongkos nih! Kamu gimana sekarang, anake udah nambah pa belon? Ngomong-ngomong, kok kamu bisa ketemu weblog ku ini? Ngeblog juga yaaa?

  15. Kusno Basuki Says:

    Kang Nasron….

    Aku juga melu seneng lagu iki….
    I like this song…

    How can I download this file???

    Pleaseee…pleasee

  16. Janon Says:

    Gini, orang-orang malaysia bodoh dan maling…Kalo elu pada ngaku asal dari budaya yang elu jiplak itu dari Indonesia, itu gak masalah, itu bagus berarti ikut mempromosikan, tapi kalo orang-orang malingsia ngaku angklung, reog, rendang, budaya asli malingsia itu betul-betul MALAYSIA MALINGSIAAA…. Coba budaya cina dan india seperti BARONGSAI atau apa lagi elu bilang asli budaya Malingsia pasti orang China dan india akan marah. Tapi klo elu bilang itu berasal dari daratan china dan india, itu gak masalah. Tapi emang bangsa malas itu bangsa MALING, budaya kau punya itu sudah terkenal yaitu budaya MALING, DAN GAK PUNYA MALU, itu seharusnya elu promosikan dengan slogan MALAYSIA, TRULY MALING ASIA, pasti semua orang sejutu, MALINGSYAAA…

  17. jaki jipang Says:

    Kusno Basuki Says:
    29 November 2007 at 2:02 pm

    Kang Nasron….

    Aku juga melu seneng lagu iki….
    I like this song…

    How can I download this file???

    Pleaseee…pleasee
    ————————————

    saudara Kusno, rasanya Bang Nasron tengah malas nak layan semua komen2 buat masa ni. dia nak relax kejap kot. tapi kalau kamu nak download lagu tu, senang aja… cari di http://www.youtube.com atas nama herman tino, tajuk lagu ojo kesandung.

    saya bukan orang keturunan jawa, tapi saya ramai kawan2 keturunan jawa. mungkin Bang Nasron ada darah jawa juga kot? jawa malaysia maksud saya.

    semoga info di atas dapat membantu.

  18. orang jawa asli Says:

    piye… ora punya otak… mang sampeyan ngerti bahasa jowo …. ndak tau malu …. ndak takut sama gusti ….
    ciiihhh…. malu aku bertetangga sama sampeyan

  19. Bang Nasron Says:

    mesti orang jawa asli ni tak tahu perkembangan dunia. dia fikir cuma di jawa je yang ada orang jawa.

    kesian…

  20. deel Says:

    jika anda yg sedang atau membaca tulisan ini, saya fikir adalah kaum intelektual yang bermoral dan bermartabat. bukan org yg senang mencaci maki, menghujat dan menggunakan bahasa yg sepertinya tidak enak didengar, perkataan seperti itu mencerminkan tingkat kebodohan seseorang. maka jika anda tidak ingin dianggap bodoh, mari kita berdiskusi dan berdialog dengan saling menghargai pendapat dan tidak berbau SARA.

    oh ya.. jangan sampai kita kehilangan identitas diri kita hanya karena kita sendiri tidak mengakui negara sendiri.

    dulu di TVRI ada acara kerjasama dengan malaysia (kalau nggak salah kerjasama dgn RTM) yang menampilkan budaya kedua negara tersebut. semua sangat indah dan anggun. tanpa ada yg mengklaim milik org lain. nach…. yg seperti ini kok hilang yah??/?

    Bang Nasron menjawab;

    JAWAPAN ADA DI KOMEN ANDA DI 44 PERKARA YANG ORANG INDONESIA HARUS TAU

  21. wak gombloh Says:

    wak orang jawa lho. tapi kelahiran malaysia. apa kalo jawa itu harus indonesia? wak ga mau kok kalo disuruh jadi indonesia. walau dibunuh juga wak tak mau jadi indonesia. wak kan orang jawa batu pahat. wak orang malaysia, bukan orang indonesia! wak tak nak jadi indonesiaaaa! tak nak! tak nak!

  22. Sentot Ali Basha Says:

    Jawa harus Indonesia ? Tidak harus !… Semua orang punya hak untuk jadi siapa… Toh hanya Tuhan yang nantinya akan menilai apakah perbuatan orang itu baik atau tidak… Dan kami pun, sebagai orang Jawa yang ada di Indonesia, merasa bersyukur, ternyata orang Jawa itu mampu berada dimana-mana.. Di Malaysia, Singapura, Thailand, Filiphina, China, Suriname, Afrika Selatan, Madagaskar, Brunei, kamboja, Vietnam, Pattani, Burma, Ghana dan di banyak tempat lainnya..

    Sudah menjadi catatan sejarah jika orang Jawa itu mampu membaur dengan akhirnya menjadi orang untuk menjadi sebuah suku lain lagi.. Orang2 Jawa lah yang menjadi raja2 di nusantara.. Contoh: Raja Malaka adalah keturunan Jawa. Dari mana ?, Raja Malaka pertama merupakan raja terakhir Sriwijaya (Prameswara)… Dan Raja2 Sriwijaya adalah keturunan dari raja2 Dinasty Syailendra.. Syailendra ini berasal dari tanah Jawa.. Keturunan dinasty Syailendra juga yang menjadi raja di Kamboja.. Spt yang kita tahu, pendiri kerajaan Khmer, Jayawarman II, merupakan keturunan dari dinasty Syailendra di Jawa.. Begitu pula dengan raja2 di nusantara lainnya, banyak yang merupakan keturunan raja2 Jawa…

    Jadi kalau ada wong Jawa kemudian menjadi suku atau warga negara lain, silahkan saja. Terpenting adalah, Jangan mengganggu, menghina dan merendahkan orang Jawa di Indonesia, karena biar bagaimanapun, peran sejarah yang dilakoni oleh orang Jawa Indonesia di nusantara sangat besar…

  23. hatta Says:

    Majapahit dan Srivijaya… ni dua kerajaan lama PALING SERING dijadikan KEBANGGAAN dan EGO orang indonesia. Kalau nonmuslim tak apa, tapi kalau muslim… alangkah gobloknya kalian! Itukan kerajaan Buddha dan Hindu!

    Belajarlah dari pemerintahan Rasullullah dan Khulafa ar-Rasyidin. Itu baru betul.

    Lagi pun, kegemilangan masa lalu bukan merupakan realiti keadaan masakini. Sekarangkan negara korang teruk. Asyik nak bangga2 aja, sampai bila pun tak sedar2! Korang ni masih bermimpi di siang hari agaknya!


Komentar ditutup.

%d bloggers like this: